Pembuatan tembok pada bagian depan bangunan geeja sudah selesai

Tampak bagian samping bangunan gereja

Pembuatan tembok pada bagian depan bangunan geeja sudah selesai

Tampak bagian samping bangunan gereja

Tampak bagian depan, pembuatan tembok masih dalam pengerjaan

Tampak bagian samping bangunan gereja

Tampak bagian belakang bangunan gereja

Tampak bagian dalam ruangan bangunan gereja

Gereja Kristen Bersinar Pademangan merupakan salah satu Jemaat yang bernaung dibawah Sinode Gereja Kristen Bersinar dan bersifat otonom ( menjadi gereja Mandiri). Hingga kini, GKB Pademangan tetap setia dalam panggilanNya yaitu melayani, bersekutu dan memberitakan injil.
Seiring berjalannya waktu, berkenaan dengan fisik gedung gereja yang sudah mulai rusak antara lain bahan kayu lantai dua (2) sudah dimakan rayap, dan mengakibatkan beberapa asbes mulai patah, tembok pecah, dan keramik lantai 2 mengalami kerusakan. Selain itu, lantai dasar gereja lebih rendah dari jalan, sehingga jika terjadi hujan deras, selalu ada genangan air di dalam gereja. Oleh karena itu, kami memohon dari pohak Yayasan untuk membantu dalam hal mengenai dana. Mengingat kendala dari keterbatasan dana kami.
Pada awalnya, pelayanan ini dibuka sejak tahun 2009, dengan melayani 2 Keluarga jemaat. Pada waktu itu, kegiatan dilakukan masih berupa persekutuan doa dimalam hari, satu hingga 2 kali dalam 1 minggu. Melihat pekerjaan Tuhan yang berkarya di desa ini, maka pelayanan ibadah minggu diadakan sejak tahun 2011. Dengan jumalah jemaat sebanyak 15 jiwa Desawa, 12 Jiwa Pemuda, dan 25 anak Sekolah Minggu. Tempat ibadah yang kami pakai untuk mengontrak satu rumah tua/ papan dengan ukuran 4 x 8 m.
Dengan Pertolongan Tuhan, jumlah jemaat kami bertambah walaupun ada yang pindah dengan alasan gereja belum ada, dengan dorongan itu kami terus berdoa untuk memiliki gedung gereja yang permanen. Sehingga Bulan Oktober tahun 2017, kami dapat memiliki lahan atau sebidang tanah dengan ukuran 7 x 17 m, yang diberikan oleh seseorang yang tergerak untuk pekerjaan Tuhan.
Dengan Antusias dan penuh sukacita mendapat sebidang tanah, maka kami dan seluruh jemaat dengan segera merencanakan pembangunan Gedung gereja walaupun kondisi ekonomi jemaat tidak memadai. Pada tanggal 21 November 2017, kami sudah mengadakan peletakan batu pertama tanda memulai pemangunan Rumah Tuhan. Dan kondisi sekarang sudah dibuat pondasi, namun pembangunan berhenti karena dana yang belum ada.
Pemasangan tembok pada bangunan gereja masih dalam pengerjaan





Plester pada bagan luar bangunan gereja sudah selesai


Pemasangan Kerangka pada bagian atap bangunan gereja sedang dalam proses pengerjaan






Pemasangan Kerangka pada bagian atap bangunan gereja dalam Proses Pengerjaan di GKBI Betung.
