Penyelesaian pembangunan gereja GSJPDI Lutung, Lutung RT.003, Dusun Barinang, Desa Pauh , Kec. Sompak, Kab. Landak, Kalimantan Barat
Menyelesaikan suatu pembangunan bangunan gereja entah bangun baru ataupun renovasi membuat kami sangat bersemangat. Karena dalam setiap penyelesaian pembangunan gereja kami menyelipkan doa dan harapan akan semakin meningkatnya semangat pelayanan dan juga semakin banyak jiwa yang bergabung dan memperluas Kerajaan Allah.
Penyelesaian pembangunan GBI Talaet, Dusun Talaet, Desa kayu Ara, Kec. Menyuke, Kab. Landak, Kalimantan Barat
Kami tidak pernah bosan untuk membantu pembangunan maupun renovasi bangunan gereja. Karena menurut kami jika bangunan yang digunakan untuk ibadah semakin layak maka semangat dalam pelayanan juga semakin meningkat, walaupun sebenarnya itu bukan alasan. Namun setidaknya jika bangunan yang digunakan itu indah dan layak maka akan semakin banyak jiwa yang datang, dan semakin besar bangunan maka semakin banyak jiwa yang bergabung.
Penyelesaian pembangunan gereja GPDI Aleteia, Dusun Cempungan, Desa Matobe, Kec. Sikakap, Kep. Mentawai, Sumatera Barat
Setiap selesai pembangunan suatu gereja kami hanya berharap melalui pembangunan ini kami dapat menjangkau jiwa baru. Kami juga berharap dengan semakin layaknya bangunan gereja, seluruh jemaat dan pengerja semakin semangat dalam melayani Tuhan.
Penyelesaian proses pembangunan GSJA Kelawit, Dusun Kelawit, Desa Songga, Kec. Meyuke, Kab. Landak, Kalimantan Barat
Sekali lagi kami selesai dalam membantu penyelesaian pembangunan gereja yang berada dipelosok Kalimantan. Bertujuan untuk memperoleh semakin banyak jiwa yang percaya kepada Tuhan Yesus. Kami akan selalu berusaha semaksimal mungkin mendukung setiap pembangunan gereja dimanapun.
Penyelesaian pembangunan gereja GKTI Beliung, Dusun Sekibul, Desa Anik Dingir, Kec. Meyuke, Kab. Landak, Kalimantan Barat
Proses yang cukup panjang, namun kami yakin dengan selesainya pembangunan gereja ini akan membawa banyak jiwa baru dan semakin memperluas Kerajaan Tuhan.
Kehangatan Natal bagi kami adalah bersama keluarga. Kali ini kami mengunjungi bagian dari keluarga kami. Kami mengunjungi kelompok waria. Keluarga ini kami dapatkan sejak lama, dan di masa pandemi ini pun kami tetap mengingat mereka. Karena tidak ada hal yang indah selama natal selain kehangatan keluarga. Kami ingin membuat mereka juga merasakan perasaan hangat layaknya di dalam satu keluarga.
Tidak banyak yang kami berikan namun mereka begitu antusias dan penuh syukur menyambut kami. Tak ada lagi perbedaan saat kami menjadi keluarga, hanya menghargai setiap pilihan.
Suku, agama, ras tidak menjadikan penghalang bagi kami yang sangat menyenangi kegiatan berbagi. Dimana dan kapan pun jika ada yang membutuhkan bantuan kami akan semampunya untuk meringankan beban mereka.
So, apa kalian masih ragu buat berbagi? Kalau memang tidak memiliki waktu untuk berbagi secara personal kalian bisa menyalurkan bantuan melalui kami.
Kesempatan adalah hal kami sangat syukuri. Terutama kesempatan untuk berbagi dengan saudara kami yang membutuhkan. Terlihat mungkin apa yang kami berikan tidaklah istimewa dimata orang lain. Namun, apakah kalian tahu bahwa kesederhanaan yang kami berikan ditambah dengan ketulusan itu sangat berharga bagi mereka. Senyuman yang terlukis, ucapan terimakasih yang terucap, dan rangkaian doa terbaik bagi kami mereka serukan. Dan menjelang moment Natal ini kami masih bisa berbagi bersama saudara kami perkumpulan ODGJ yang dipimpin oleh Bapak Eben di daerah Rawa Kalong.
Kebahagiaan kecil yang kami bawa membawa sukacita bagi mereka. Hadirnya kami memberi tanda bahwa mereka tidak dikucilkan, ada orang-orang seperti kami yang masih menyayangi mereka dan juga menganggap mereka bagian dari masyarakat. Perlakuan kita kepada mereka akan berdampak pada diri mereka. Bagi mereka yang terbuang dan kehilangan harapan, tindakan kita mampu menumbuhkan sedikit demi sedikit harapan bagi kesembuhan mereka.
Doa yang kita berikan kepada mereka juga menjadi penyemangat mereka untuk semakin mau untuk berjuang demi kesembuhan. Perayaan Natal kali ini sungguh sangat berkesan, karena damai natal di masa pandemi ini membawa sukacita dan kesembuhan bagi kita semua.
Jadi, mari terus bersama mengulurkan tangan kepada keadaan sekitar. Terkadang materi tidak selalu membawa bahagia, namun rasa kekeluargaan yang kita tawarkan akan membawa dampak positif bagi saudara sekitar kita yang membutuhkan.
Berbagi berkat tidak terbatas, kali ini kami bertemu kembali dengan saudara kami para ojek sepeda. Ojek sepeda yang keberadaanya sudah kian tegerus dan tidak lagi seramai dulu. Pandemi membuat mereka kesusahan dalam mencari penghasilan. Sebagian besar hidup mereka bergantung pada penghasilan dari kayuhan sepeda. Saat ini mereka benar-benar butuh kita untuk mengulurkan tangan. Memberi tidak harus mewah, karena apa yang kita berikan dengan ketulusan membawa senyuman mereka kembali ditengah pandemi ini.
Selain sembako kali ini bertepatan dengan momen Natal kami membagikan kaos. Kami berharap semangat Natal yang kami bawa tersalurkan kepada mereka. Kami ingin mereka juga merasakan hangatnya uluran tangan saudara walau kami berbeda suku, agama, maupun ras. Tapi kebersamaan dan rasa kekeluargaan mengalahkan segala perbedaan.
Jadi, ayo berbagi. Kami tidak pernah lelah mengajak kalian semua buat memberikan bantuan melalui kami ataupun kalian lakukan sendiri. Karena apa yang kita lakukan tidak akan sia-sia.
Berbagi berkat adalah hal sangat menyenangkan karena kami dapat melihat senyuman penuh syukur dan terimakasih dari saudara-saudara kami. Kali ini kami kembali mengunjungi saudara kami yang berada di daerah BKT. Tempat pembuangan sampah yang kumuh jika kita hanya melihat sekilas. Namun jika kalian mau melihat lebih dalam, akan terlihat begitu banyak kehidupan didalamnya. Kehidupan yang bergantung pada tumpukan sampah. Kami merasa jauh lebh beruntung karena rumah yang kami tinggali tidak harus berbagi dengan sampah, lingkungan yang bersih, fasilitas yang lebih memadai. Namun sekali lagi kami belajar bahwa bersyukur itu dalam segala hal. Mereka yang mau berbagi hidup dengan sampah membantu kita agar sampah tidak mengganggu kita, sebaliknya yang dapat kita lakukan bagi mereka adalah berbagi sedikit berkat yang kita punya.
Kami tak pernah lelah mengajak kalian semua untuk mau mengulurkan tangan dan berbagi berkat buat mereka. Karena kita jauh lebih beruntung dibandingkan mereka semua. Senyuman mereka adalah wujud terima kasih mereka atas apa yang kita lakukan buat mereka.
Berbagi dan memberi adalah kegiatan rutin yang kami lakukan setiap minggu. Kali ini kami mengunjungi saudara kami yang berada di wilayah Rawasengon, Kelapa Gading. Kedatangan kami kali ini tidak hanya berbagi sembako ataupun kotak nasi, tetapi juga paket bingkisan alat tulis untuk anak-anak. Kami berharap di masa pandemi ini mereka tetap semangat belajar meski beberapa masih melakukan proses pembelajaran secara online.
Senyuman, sapaan, keramahan, dan ucapan terimakasih yang kami terima tidak sebanding dengan kepuasan kami saat binar kebahagiaan dan rasa syukur yang nampak pada ekspresi mereka.
Lingkungan mereka termasuk bersih dan tertata. Kami sudah mendatangi berbagai pemukiman pemulung di Jakarta, menurut kami lingkungan di daerah ini termasuk yang bersih dan rapi. Masyarakat disini sangat ramah dan menerima kami dengan terbuka. Bantuan yang kami berikan mungkin bukan sesuatu yang mewah, namun ketulusan kami mampu membawa senyuman untuk mereka.
Sekali lagi kami mengajak kalian buat berbagi, masih banyak diluar sana saudara kita yang membutuhkan uluran tangan kita. Masih banyak dari mereka yang tidak seberuntung kita dimasa pandemi ini. Berikan apa yang mampu kita berikan entah itu waktu, tenaga, atau bahkan materi karena apa yang kita berikan tidak pernah berakhir sia-sia.