Suku Binggi & Mamasa 21-26 Juni 2021

Part 2

Kali ini kami akan membagikan beberapa hal yang kami lakukan disana, jika pada part 1 kalian bisa melihat bagaiman medan yang team kami lalui dan juga bagaimana suasana disana. Kali ini kami akan memperlihatkan betapa indahnya keramahan nusantara, senyuman warga sekitar, dan juga pertemuan singkat namun terjalin rasa persaudaraan yang begitu kental. Tujuan kami adalah membantu pembangunan gereja-gereja di pedalaman. Medan yang curam ataupun berat tidak menjadi beban bagi kami karena ada misi yang kami emban. Misi mulia yang bertujuan memperluas Kerajaan Allah.

Kami ingin saudara kita disana juga merasakan bagaimana nyamannya beribadah dengan lingkungan gereja yang bagus, bangunan yang kokoh. Karena beberapa gereja yang kami kunjungi benar-benar perlu uluran tangan kita untuk membangun. Buat apa ragu membantu mereka jika kita mampu. Bagi kalian yang kesulitan untuk terjun langsung ke lokasi dapat mempercayakan kepada kami dan team YKATB untuk menyalurkan bantuan.

Mereka dipedalaman yang belum terjamah dunia modern maupun masyarakat daerah yang belum merasakan apa itu modernisasi kita wajib mengulurkan tangan. Jangan pura-pura buta ataupun tuli. Tidak hanya kita yang tinggal dikota yang layak akan teknologi modern tetapi mereka juga layak mendapat hal yang sama. Usia, waktu, biaya, atau alasan apapun yang muncul dalam pikrian kita saat ingin membantu sebaiknya lupakan. Karena memberi uluran bantuan ada banyak cara. Yang paling penting apa yang kita peroleh setelah melakukan kebaikan akan sepadan dengan apa yang kita korbankan.

Baksos Pemulung Tanggul Harapan Indah, 21 November 2021

Hai, kami team Baksos YKATB kembali berbagi kasih bagi saudara kami para pemulung. Kali ini mereka yang berada di daerah Harapan Indah. Kalian harus tau kalau medan yang kami lalui mungkin tidak terlalu ekstrem namun suasana disana sungguh menantang. Lokasi yang terpencil, suasana kebun, dan juga serangan nyamuk yang begitu ganas. Kami datang dengan sukacita terlebih saat kami sampai disana dan disambut dengan keramahan warga sekitar dan kami kembali dengan rasa syukur karena apa yang kami berikan nyatanya membantu mereka.

Berbagi nasi kotak dan juga sembako, walau terlihat sederhana namun benar-benar meringankan beban saudara kami disana. Meski badan bentol-bentol dan gatal diseluruh badan menurut kami itu sepadan dengan rasa terimakasih dan senyuman mereka.

Jangan gunakan pikiran untuk mencari alasan mengapa harus berbagi, tetapi gunakan hati untuk melihat dan bertindak. Jika bukan kita siapa lagi yang akan membantu mereka. Tidak perlu berharap apa yang kita berikan mendapat pujian, karena nyatanya ucapan terimakasih yang tulus dari mereka serta senyuman mereka jauh lebih berharga dari semua pujian yang ada.

Baksos Pemulung Kolong Air Taman Kota, 14 November 2021

Kami tidak pernah bosan untuk berbagi, sesulit maupun sekotor apapun lokasi yang kami tuju. Karena tujuan kami adalah untuk meringankan beban saudara-saudara kami yang membutuhkan. Kali ini tujuan kami bukan hanya orang dewasa tetapi anak-anak pemulung yang ada di lokasi ini. Bantuan yang kami berikan walaupun tidak banyak namun itu mampu menambah semangat mereka untuk terus belajar. Kami ingin mereka terus mempunyai mimpi untuk masa depan mereka.

Tantangan medan yang kami lalui untuk menuju ke lokasi walaupun terasa cukup sulit, namun sekali lagi kami katakan bahwa sambutan penuh senyuman yang kami terima menjadi semangat kami untuk terus berbagi kasih. Bahkan disaat terakhir kami hendak meninggalkan lokasi ada seorang adik kecil yang menangis. Keakraban yang terbentuk hanya dengan pertemuan singkat, jalinan persaudaraan yang akan terus ada hingga mungkin nanti menjadi cerita untuk anak cucu kami.

Jadi, berbagi kasih itu tidak harus menunggu kita menjadi kaya. Namun lakukan dengan kesungguhan hati, melalui pemberian yang sederhana justru akan terlihat kepedulian yang sesungguhnya.

Baksos ODGJ Yayasan Galuh – 15 Oktober 2021

Berbagi kasih itu tidak terbatas pada pada siapa, dimana, dan kapan. Itu kami buktikan dengan apa yang kami lakukan. Kali ini kami mendapat kesempatan berbagi kasih dengan saudara kami yang mengalami gangguan kejiwaan. Ini bukan kali pertama kami melakukan kegiatan ini. Membaur dengan mereka yang dikucilkan, mengulurkan tangan kepada mereka yang dipandang sebelah mata, dan mereka yang ditinggalkan. Kondisi lingkungan yang bau, pengap, banyak dari mereka yang masih benar-benar tidak berpakaian, emosi mereka yang labil. Tetapi kami tetap setia mengajak mereka bernyanyi, berkomunikasi, dan juga berbagi senyuman dengan mereka.

Apa yang kami lakukan semata-mata untuk memberikan sedikit kebahagiaan bagi mereka. Kita yang lebih baik dari keadaan mereka mengapa harus mengatakan kata “jijik” terhadap keadaan mereka? Justru kami belajar banyak hal dari mereka, kami selalu rindu untuk menyambangi tempat tinggal mereka ini karena meski senyuman mereka terlihat tidak normal, namun bagi kami itu adalah bagian dari sambutan hangat mereka dan ucapan terimakasih atas apa yang kami beri serta lakukan untuk mereka.

Keadaan pandemi tidak menyulutkan semangat berbagi kami. Kami tetap mematuhi setiap protokol kesehatan yang ada. Sehingga tidak ada lagi rasa takut yang kami rasakan, hanya ada rasa yang begitu besar dan kerinduan untuk berbagi. Jadi, kalian juga jangan ragu buat berbagi dan bergabung dengan kami untuk menabur..

Baksos Kolong Tol Kontainer Jembatan 3 – 07 November 2021

Sekali lagi kami terjun untuk berbagi kasih dengan saudara kami para pemulung di kolong tol kontainer jembatan 3. Antusias mereka saat kami datang sungguh sangat membuat kami terharu. Ucapan terima kasih, senyuman, dan ucapan doa yang kami dapatkan sungguh adalah hal terindah yang layak untuk apa yang kami berikan. Meskipun apa yang kami berikan hal sederhana namun bagi mereka hal itu sungguh hal luar biasa.

Jadi, jangan ragu buat melakukan kebaikan. Meskipun kaki kami kotor, baju kami terkena debu namun itu semua harga yang layak dengan senyuman mereka kepada kami. Kehadiran kami yang diterima oleh mereka adalah bukti apa yang kami lakukan bukan hal yang sia-sia.

Baksos Pemulung Nagrek – 31 Oktober 2021

Pemulung, mungkin sebagian berpikir untuk menghindari mereka karena berbagai alasan. Tapi bagi kami mereka adalah saudara yang patut menerima uluran tangan kita. Tempat yang terkesan kumuh, dekat pembuangan sampah, lokasi yang terpelosok, aroma lingkungan yang kurang sedap mungkin itu beberapa faktor yang membuat kita berpikir dua kali untuk membantu mereka, tapi kami justru mematahkan hal itu dengan langsung mendatangi saudara-saudra kami ini secara langsung. Kami belajar tentang gotong royong, toleransi, dan juga kami mendapatkan senyuman kebahagiaan mereka. Ucapan terimakasih mungkin terkesan sederhana, tetapi senyuman yang mereka berikan kepada kami sunggug itu adalah hal yang sangat kami syukuri karena itu membuat kami sadar bahwa apa yang kami lakukan bukanlah hal yang sia-sia.

Jadi, apa lagi yang membuat kalian ragu buat berbagi. Kalau kalian ingin membantu tetapi enggan untuk datang langsung kalian bisa menyalurkan bantuan kalian melalui kami. Jadi, tidak ada alasan untuk tidak berbagi karena berbagi itu melalui berbagai cara.

Baksos Ojol Anak Yatim – 24 Oktober 2021

Kali ini kami membagikan paket alat tulis bagi adik-adik yatim dari keluarga ojek online. Kami ingin memberikan sedikit kebahagiaan bagi anak-anak yatim ini, walaupun apa yang kami berikan adalah hal sederhana namun senyuman yang kami lihat dan kebahagiaan yang terpancar di wajah mereka memberikan kepuasan dan rasa syukur bagi kami karena kami masih diberi kepercayaan untuk berbagi kasih kepada saudara kami. Selain anak-anak kami juga membagikan sembako yang sekiranya mampu meringankan beban bagi beberapa saudara kami yang membutuhkan.

Kami hanya melakukan sebagian kecil usaha untuk meringankan saudara-saudara kami, untuk anda yang juga tergerak ingin membantu dapat bergabung dengan kami dengan menyalurkan bantuan dana maupun material. Kami berharap apa yang kami lakukan dapat menginspirasi kalian semua. Bantuan yang kami berikan tidak terbatas oleh suku , agama, ataupun ras. Karena kami tulus melakukan untuk mereka yang membutuhkan.

Meranti Landak, Kalimantan Barat 21-25 Maret 2021

Kalimantan Barat adalah salah satu pulau di Indonesia yang dikaruniai keindahan dan kekayaan alam namun ada bebapa suku pedalaman yang masih belum terjangkau. Kenyataan ini membuat kami tergerak untuk menjalankan misi yang kami miliki. Sekali lagi perjalanan yang kami lalui untuk menuju kesana sungguh sangat terjal dan penuh perjuangan, namun lagi dan lagi itu semua layak karena pemandangan yang kami peroleh sungguh membuat hati tenang dan juga keramahan masyarakat yang menerima kedatangan kami dengan tangan terbuka dan penuh senyuman.

Persiapan menuju lokasi
Rehat semabari menikmati indahnya Kalimantan Barat
Menggemaskan dan polosnya anak-anak

Misi yang kami emban adalah membantu pendirian gereja baru maupun merenovasi gereja yang sudah tidak layak digunakan untuk beribadah. Kami rindu saudara kami juga dapat merasakan beribadah dengan gedung yang layak.

Tampak salah satu gereja
Tampak gereja yang perlu direnovasi
Bagian mimbar yang tak lagi layak
Pintu yang dimakan rayap
Daun jendela yang lapuk
Lantai gereja yang masih dari tanah
Daun pintu yang lapuk
Proses renovasi gereja 1
Proses renovasi geraja 2
Gotong royong yang kuat dalam membangun rumah Tuhan
Tak ada kata lelah yang tercipta karena kebersamaan dan kekompakan
Suasana Ibadah

Suku Binggi & Mamasa 21-26 Juni 2021

Part 1

Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah adalah sebagian kecil dari daerah di Indonesia yang menjadi perhatian kami untuk memperluas pelayanan. Kali ini kami berkesempatan mengunjungi Suku Binggi dan Mamasa. Perjalanan yang kami tempuh sungguh melelahkan, tetapi itu semua terbayar dengan pemandangan yang tersaji dihadapan kami dan juga keramahan warga suku saat menyambut kami. Apa yang kami lalui untuk menuju ke lokasi terbayar dengan senyuman warga dan pemandangan serta limpahan keindahan alam yang Tuhan berikan.

Keasrian Lingkungan Lokal
Terjalnya Medan Perjalanan Menuju Lokasi
Suasana Lingkungan Rumah
Rumah-Rumah Suku
Kesederhanaan Berpadu Dengan Keasrian Alam
Transportasi sederhana yang setia mengantarkan kami menuju tujuan
Kesederhanaan dan Kebersamaan
Dingin dan gelap malam hilang berganti kehangatan kebersamaan
Berhenti untuk menikmati keindahan ciptaan Tuhan
Medan Perjalanan yang kami lalui dengan penuh perjuangan
Membaur bersama masyarakat lokal