Tampak Bagian depan gereja GIA Ngabang

Tampak Bagian samping bangunan gereja

Tampak Bagian belakang bangunan gereja

Tampak Bagian depan gereja GIA Ngabang

Tampak Bagian samping bangunan gereja

Tampak Bagian belakang bangunan gereja

Tampak Bagian depan Bangunan Gereja

Tampak bagian samping bangunan gereja

Tampak bagian dalam ruangan bangunan gereja


Tampak Bagian Depan Bangunan Gereja

Tampak Bagian samping Bangunan Gereja

Tampak Bagian dalam ruangan bangunan gereja, pemasangan kemarik pada lantai sudah selesai.


Pemasangan salib pada bagian dalam ruangan gereja sudah selesai.

Tampak bagian depan dalam ruangan, pemasangan keramik sudah selesai.

Tampak bagian depan luar bangunan gereja dalam proses penyelesaian.

Proses Pengecatan pada bagian tembok bangunan gereja masih dalam proses pengerjaan.

Tampak bagian luar bangunan gereja juga dalam proses pengecatan.

Pengurukan pada bagian lantai bangunan sedang dalam proses pengerjaan.

Tampak bagian atas bangunan depan gereja dalam proses pengecatan yang hampir selesai.

Tampak Bagian dalam dinding pada bangunan gereja dalam proses pengecatan.

Pembuatan toilet sudah selesai, tinggal pengecatan dan pemasangan keramik pada lantai toilet.

Tampak bagian depan bangunan gereja

Tampak bagian belakang bangunan gereja

Tampak banguna gereja yang sebentar lagi dalam penyelesaian

Pemasangan pilar pondasi GIA Ngabang

Pelayanan GIA Ngabang jemaat Ladangan dimulai bulan Desember 1989, dimulai dari 2 keluarga dan oleh penyertaanNya sekarang jumlah anggota jemaat 78 KK (Kelapal Keluarga). Oleh Anugerah Tuhan dengan semangat gotong – royong telah memiliki tempat ibadah sederhana yang dibangun tahun 1991, dengan ukuran 7m x 14m = 98m2. Kondisi bangunan sudah mebutuhkan renovasi, bagian konstruksi bangunan sebagian tiang putus karena lapuk, atap juga bocor dan tebus plafon. Setelah melalui pergumulan yang panjang, dengan perbagai timbangan, antara lain ruangan yang tidak lagi memadai karena jumalh jemaat yang semakin bertambah, maka Majelis memutuskan untuk membangun gereja baru yang lebih layak, di lokasi sebelahnya/ samping kanan karena lokasi tanah milik gereja masih luas. Pembangunan dimulai bulan November 2016 yang dilaksanakan secara bertahap. Namun, karena keterbatasan dana, maka pembangunan gereja pun terhenti.