



Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) Ekklesia Cabang Sonhalan Tekes-Oekiu mulai melaksanakan ibadah Minggu pada tanggal 31 Desember 2012, dimulai di sebuah rumah jemaat dengan jiwa 17 orang selama 1 Tahun 9 bulan. Pada bulan Desember tahun 2013, Jemaat bekerja sama membangun gedung ibadah permanen berukuran 7 x 15m, dengan bahan darurat yang tidak bertahan lama, karena tidak menggunakan besi, tapi menggunakan kayu pada tiang. Sehinnga bangunan tersebut tidak dapat bertahan lama, dan tembok bangunan gereja miring.